Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara kerja mesin pengaduk adonan?

Bagaimana cara kerja mesin pengaduk adonan?

Mekanisme Inti Mesin Kneader

SEBUAH mesin pengaduk adonan bekerja dengan memanfaatkan sepasang bilah yang berputar berlawanan (biasanya bilah berbentuk Z atau Sigma) yang beroperasi pada kecepatan berbeda dalam bak berbentuk W. Tujuan utamanya adalah untuk menerapkan bahan dengan viskositas tinggi atau semi padat geser, pelipatan, dan kompresi yang intens . Tidak seperti mixer standar yang hanya memindahkan bahan, alat pengaduk memaksa bahan melalui celah sempit antara bilah dan dinding bak, memastikan campuran bahan homogen dan tahan terhadap aliran.

Kecepatan Diferensial dan Rotasi Balik

Jantung dari mesin pengaduk adonan terletak pada dinamika bilahnya. Sebagian besar unit industri menggunakan dua poros horizontal. Poros-poros ini tidak berputar dengan kecepatan yang sama; biasanya, rasio 1,5:1 atau 2:1 diterapkan antara bilah "cepat" dan bilah "lambat".

Mengapa Kecepatan Diferensial Penting

SEBUAHs the blades rotate toward each other, the differential speed creates a "wiping" action. This prevents the material from simply sticking to a single blade and spinning in a circle. Instead, the material is constantly passed from one blade to the other, ensuring that every particle is subjected to the same amount of mechanical work.

Dalam standar 500 liter mesin pengaduk adonan , bilahnya dapat berputar masing-masing dengan kecepatan sekitar 30 dan 20 putaran per menit. Ketidakcocokan yang disengaja inilah yang memfasilitasi tindakan pelipatan yang diperlukan untuk karet berat, sealant silikon, dan pasta karbon.

Peran Geser Tinggi dan Jarak Bebas

Pencampuran dalam a mesin pengaduk adonan terjadi paling intens pada "titik jepit". Ini adalah celah mikroskopis antara ujung pisau dan permukaan bagian dalam bak pencampur.

  • Jarak bebas antara bilah dan dinding biasanya dijaga di antara keduanya 1mm dan 5mm , tergantung pada ukuran mesin.
  • SEBUAHs the blade sweeps past the wall, it "shears" the material, breaking down agglomerates of powder or pigment.
  • Gaya geser ini penting untuk mendispersikan partikel halus ke dalam dasar polimer yang tebal, suatu tugas yang tidak dapat dilakukan oleh baling-baling atau pengaduk dayung.

Termodinamika dan Manajemen Suhu

Karena a mesin pengaduk melakukan begitu banyak pekerjaan mekanis, sehingga menghasilkan sejumlah besar panas akibat gesekan. Mengelola suhu ini sangat penting untuk material yang mungkin mengalami degradasi atau vulkanisasi sebelum waktunya.

Fitur Mekanisme Tujuan
Palung Berjaket Konstruksi dinding ganda Sirkulasi uap atau air pendingin
Pisau Berongga Saluran cairan internal Pendinginan langsung dari bahan inti
Sistem Vakum Ruang tertutup dengan pompa Menghilangkan gelembung udara dan kelembapan
Sistem kontrol suhu dan lingkungan yang umum pada pengaduk adonan modern.

Metode Pembuangan Material

Sekali mesin pengaduk adonan telah mencapai konsistensi yang diinginkan, bahan tersebut harus dihilangkan. Karena viskositasnya yang tinggi, hal ini tidak semudah membuka katup. Ada tiga cara utama untuk menangani hal ini:

  1. Memiringkan Tangki: Seluruh palung berbentuk U dimiringkan ke depan oleh sistem hidrolik, biasanya hingga 90 atau 110 derajat, sehingga material dapat rontok.
  2. Debit Bawah: SEBUAH sliding valve or flap at the bottom of the trough opens, used for materials that still have some gravity-flow capability.
  3. Ekstrusi Sekrup: SEBUAH discharge screw is located in a separate housing below the mixing blades. This screw can reverse during mixing to help the process and then run forward to extrude the finished product in a continuous strip or rope.

Daya Tahan dan Torsi Struktural

Pengoperasian a mesin pengaduk adonan memerlukan torsi yang besar. Unit industri menggunakan gearbox dan motor tugas berat yang dapat menangani ketahanan material seperti bahan dasar permen karet atau BMC (Bulk Moulding Compound). Poros sering kali terbuat dari baja tempa dan bilahnya diperkuat dengan paduan tahan aus untuk menahan gaya penggilingan dan tarikan yang konstan dalam siklus produksi 24/7.